Sunday, 14 Apr 2024
Home
Search
Menu
Share
More
27 Mar 2024 21:51 - 5 minutes reading

Pengertian Zakat Menurut Bahasa dan Istilah: Tinjauan Komprehensif

Share This

Pengertian Zakat Menurut Bahasa dan Istilah

Pendahuluan

Zakat merupakan salah satu pilar penting dalam ajaran agama Islam. Pemahaman yang utuh tentang zakat menjadi krusial bagi umat Muslim untuk menunaikan kewajiban ini sesuai syariat. Artikel ini akan menyajikan tinjauan komprehensif tentang pengertian zakat menurut bahasa dan istilah, beserta kelebihan dan kekurangan dari masing-masing definisi.

Secara etimologi, kata “zakat” berasal dari bahasa Arab yang berarti “penyucian”. Dalam konteks keagamaan, zakat diartikan sebagai ibadah yang bersifat wajib bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat tertentu untuk memberikan sebagian dari hartanya kepada golongan yang berhak.

Secara terminologi, para ulama memberikan definisi zakat yang beragam namun memiliki esensi yang sama. Menurut mazhab Hanafi, zakat adalah ibadah yang wajib dilakukan oleh setiap Muslim yang merdeka, baligh, berakal sehat, dan memiliki harta yang telah mencapai nisab (batas minimal) selama satu tahun.

Sementara mazhab Maliki mendefinisikan zakat sebagai bagian tertentu dari harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat untuk diberikan kepada golongan yang berhak, demi mensucikan harta dan jiwa dari sifat kikir dan tamak.

Pengertian Zakat Menurut Bahasa

Secara bahasa, zakat memiliki makna yang luas dan mencakup beberapa pengertian, antara lain:

1. Pertumbuhan dan Pertambahan

Zakat berarti pertumbuhan dan pertambahan. Dalam konteks ini, zakat dianalogikan sebagai bagian dari harta yang dibayarkan untuk mensucikan dan mengembangkan harta yang dimiliki.

2. Kesucian dan Pembersihan

Zakat juga bermakna kesucian dan pembersihan. Menunaikan zakat diyakini dapat mensucikan harta dan jiwa dari sifat kikir dan tamak, serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial.

3. Wajib dan Diperintahkan

Dalam bahasa Arab, zakat juga berarti wajib dan diperintahkan. Hal ini sejalan dengan status zakat sebagai ibadah wajib bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat.

Pengertian Zakat Menurut Istilah

Dalam terminologi keilmuan, para ulama memberikan definisi zakat yang lebih spesifik, antara lain:

1. Definisi Mazhab Hanafi

Menurut mazhab Hanafi, zakat adalah harta tertentu yang dikeluarkan dari jenis harta tertentu dalam jumlah tertentu, oleh orang tertentu, dengan syarat tertentu, pada waktu tertentu, dan diberikan kepada orang-orang tertentu.

2. Definisi Mazhab Maliki

Mazhab Maliki mendefinisikan zakat sebagai bagian tertentu dari harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat untuk diberikan kepada golongan yang berhak, demi mensucikan harta dan jiwa dari sifat kikir dan tamak.

3. Definisi Mazhab Syafi’i

Mazhab Syafi’i menyatakan bahwa zakat adalah hak tertentu dari golongan tertentu yang diambil dari harta tertentu dalam kadar tertentu, pada waktu tertentu, dan diberikan kepada orang-orang tertentu.

Kelebihan dan Kekurangan Pengertian Zakat Menurut Bahasa dan Istilah

**Kelebihan Pengertian Zakat Menurut Bahasa:**

  • Lebih mudah dipahami karena menggunakan bahasa sehari-hari.
  • Memberikan makna yang luas dan komprehensif tentang zakat.
  • Menekankan aspek spiritual dan moral dari zakat.

**Kekurangan Pengertian Zakat Menurut Bahasa:**

  • Kurang spesifik dan jelas dalam menentukan jenis harta yang dikenai zakat.
  • Sulit diterapkan dalam praktik karena tidak memberikan panduan yang detail.
  • Berpotensi menimbulkan perbedaan interpretasi karena makna yang luas.

**Kelebihan Pengertian Zakat Menurut Istilah:**

  • Lebih spesifik dan jelas dalam menentukan jenis harta yang dikenai zakat.
  • Memberikan panduan yang detail tentang syarat dan ketentuan zakat.
  • Membantu mengimplementasikan zakat secara lebih sistematis dan adil.

**Kekurangan Pengertian Zakat Menurut Istilah:**

  • Lebih rumit dan teknis, sehingga mungkin sulit dipahami oleh masyarakat awam.
  • Berpotensi menimbulkan perdebatan dan perbedaan pendapat di kalangan ulama.
  • Membatasi makna zakat pada aspek material saja.
Pengertian Definisi Kelebihan Kekurangan
Menurut Bahasa Pertumbuhan, penyucian, dan kewajiban Mudah dipahami, makna luas Kurang spesifik, sulit diterapkan
Menurut Istilah (Hanafi) Harta tertentu dengan jumlah tertentu dari orang tertentu Spesifik, jelas, sistematis Rumit, teknis, membatasi makna
Menurut Istilah (Maliki) Bagian harta untuk mensucikan harta dan jiwa Spesifik, jelas, menekankan aspek spiritual Rumit, teknis, berpotensi perdebatan
Menurut Istilah (Syafi’i) Hak tertentu dari golongan tertentu diambil dari harta tertentu Spesifik, jelas, sistematis Rumit, teknis, membatasi makna

FAQ

  • Apa itu zakat fitrah?
  • Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan setiap Muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri dalam bentuk makanan pokok.

  • Siapa yang wajib membayar zakat?
  • Setiap Muslim yang merdeka, baligh, berakal sehat, dan memiliki harta yang mencapai nisab (batas minimal) selama satu tahun.

  • Berapa kadar zakat yang harus dikeluarkan?
  • Kadar zakat berbeda-beda tergantung pada jenis hartanya. Misalnya, untuk emas dan perak dikenakan zakat sebesar 2,5% dari nilai aset.

  • Apa saja harta yang wajib dizakatkan?
  • Harta yang wajib dizakatkan antara lain emas, perak, uang tunai, hasil pertanian, hewan ternak, dan harta perniagaan.

  • Bagaimana cara menghitung zakat?
  • Cara menghitung zakat berbeda-beda tergantung pada jenis hartanya. Umumnya, perhitungan dilakukan dengan mengalikan nilai aset dengan kadar zakat yang berlaku.

  • Kapan zakat harus dikeluarkan?
  • Zakat harus dikeluarkan pada waktu tertentu, tergantung pada jenis hartanya. Misalnya, zakat fitrah dikeluarkan menjelang Hari Raya Idul Fitri, sedangkan zakat mal dikeluarkan setelah harta mencapai nisab selama satu tahun.

  • Apa saja golongan yang berhak menerima zakat?
  • Golongan yang berhak menerima zakat adalah fakir, miskin, amil (pengelola zakat), mualaf, riqob (budak), gharim (orang yang terlilit utang), fisabilillah (pejuang di jalan Allah), dan ibnu sabil (musafir yang kehabisan bekal).

  • Apa manfaat menunaikan zakat?
  • Menunaikan zakat memiliki banyak manfaat, antara lain mensucikan harta dan jiwa, membantu masyarakat yang membutuhkan, meningkatkan kesejahteraan sosial, dan meraih pahala.

  • Apa perbedaan zakat dengan sedekah?
  • Zakat adalah ibadah wajib yang memiliki ketentuan syariat yang jelas, sedangkan sedekah bersifat sukarela dan tidak terikat dengan ketentuan tertentu.

  • Apakah zakat dapat digabung dengan sedekah?
  • Zakat dan sedekah dapat digabung, tetapi harus dipisahkan secara administrasi agar tidak tercampur.

  • Apa hukumnya menolak zakat?
  • Menolak zakat hukumnya haram bagi orang yang wajib menunaikannya, karena zakat adalah hak bagi mereka yang berhak.

  • Apa sanksi bagi orang yang enggan membayar zakat?
  • Dalam negara dengan sistem perzakatan yang baik, orang yang enggan membayar zakat dapat dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

  • Bagaimana cara mengoptimalkan pengelolaan zakat?
  • Pengelolaan zakat dapat dioptimalkan melalui profesionalisasi amil (pengelola

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

- - Pengertian Yurisprudensi: Aspek Fundamental dalam Sistem Hukum