Sunday, 14 Apr 2024
Home
Search
Menu
Share
More
28 Mar 2024 13:37 - 5 minutes reading

Pengertian Zakat Mal: Kewajiban Berbagi untuk Kemaslahatan Umat

Share This

Pengertian Zakat Mal

Pendahuluan

Zakat mal merupakan salah satu kewajiban bagi umat Islam yang memiliki harta kekayaan tertentu untuk disalurkan kepada mereka yang berhak. Zakat berasal dari kata “zaka” yang berarti suci, bersih, dan tumbuh. Zakat mal adalah zakat yang dikenakan pada harta kekayaan yang dimiliki atau diperoleh seseorang. Kewajiban zakat ini bertujuan untuk mensucikan harta, menumbuhkan kesadaran sosial, dan menciptakan pemerataan ekonomi dalam masyarakat.

Dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah Ayat 103, Allah SWT berfirman, “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka, dan doakanlah mereka, sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Zakat mal memiliki beberapa ketentuan dan syarat yang harus dipenuhi, seperti nisab (batas minimal harta yang wajib dizakat), haul (masa kepemilikan harta), dan jenis harta yang wajib dizakat. Pembahasan lebih detail tentang ketentuan dan syarat zakat mal akan dibahas pada subbagian selanjutnya.

Definisi Zakat Mal

Secara definisi, zakat mal adalah zakat yang dikenakan atas harta kekayaan yang diperoleh atau dimiliki oleh seseorang, baik berupa uang, emas, perak, barang dagangan, maupun hasil pertanian dan peternakan. Harta tersebut harus memenuhi syarat tertentu yang telah ditetapkan dalam syariat Islam, yaitu nisab (batas minimal), haul (masa kepemilikan), dan jenis harta yang wajib dizakat.

Syarat Wajib Zakat Mal

Kewajiban zakat mal hanya dikenakan kepada individu yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu, antara lain:

1. Beragama Islam

Zakat mal merupakan kewajiban bagi umat Islam yang telah baligh, berakal sehat, dan memiliki harta yang mencukupi nisab.

2. Merdeka

Zakat mal wajib ditunaikan oleh orang yang merdeka, bukan budak atau hamba sahaya.

3. Memiliki Harta yang Mencukupi Nisab

Zakat mal hanya wajib ditunaikan jika harta yang dimiliki telah mencapai nisab yang telah ditentukan.

4. Genap Satu Tahun (Haul)

Harta yang wajib dizakat harus telah dimiliki selama satu tahun penuh atau haul.

Jenis Harta yang Wajib Dizakat

Tidak semua harta kekayaan wajib dizakat. Jenis harta yang wajib dizakat telah ditentukan dalam syariat Islam, yaitu:

1. Emas dan Perak

Emas dan perak wajib dizakat jika telah mencapai nisab tertentu, yaitu 20 dinar emas atau setara dengan 85 gram emas untuk emas, dan 200 dirham perak atau setara dengan 595 gram perak untuk perak.

2. Uang

Uang, baik dalam bentuk tunai, tabungan, maupun deposito, wajib dizakat jika telah mencapai nisab yang sama dengan emas, yaitu 20 dinar emas atau 85 gram emas.

3. Hasil Perniagaan

Barang dagangan yang diperjualbelikan wajib dizakat jika telah memenuhi nisab dan telah diperjualbelikan selama satu tahun.

4. Hasil Pertanian dan Peternakan

Hasil pertanian dan peternakan, seperti padi, jagung, buah-buahan, dan hewan ternak, wajib dizakat jika telah mencapai nisab tertentu.

Cara Menghitung Zakat Mal

Cara menghitung zakat mal berbeda-beda tergantung jenis hartanya. Berikut ini adalah cara menghitung zakat mal untuk beberapa jenis harta:

1. Emas dan Perak

Zakat emas dan perak dihitung sebesar 2,5% dari jumlah emas atau perak yang dimiliki.

2. Uang

Zakat uang dihitung sebesar 2,5% dari jumlah uang yang dimiliki.

3. Hasil Perniagaan

Zakat hasil perniagaan dihitung sebesar 2,5% dari keuntungan bersih yang diperoleh selama satu tahun.

4. Hasil Pertanian dan Peternakan

Zakat hasil pertanian dan peternakan dihitung dengan cara yang berbeda-beda tergantung jenis hartanya. Untuk padi dan gandum, zakatnya sebesar 10% jika diairi oleh hujan atau sumber air alami, dan 5% jika diairi oleh air sungai atau sumur.

Waktu Penunaian Zakat Mal

Waktu penunaian zakat mal adalah setelah harta telah mencapai nisab dan telah memenuhi haul. Penunaian zakat mal dapat dilakukan kapan saja selama bulan Ramadan, namun dianjurkan untuk menunaikannya pada awal bulan Ramadan agar segera dapat disalurkan kepada mereka yang berhak.

Penyaluran Zakat Mal

Zakat mal harus disalurkan kepada delapan golongan yang berhak menerima zakat, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an Surat At- Taubah Ayat 60, yaitu:

  1. Fakir
  2. Miskin
  3. Amil (pengelola zakat)
  4. Mualaf
  5. Riqab (budak yang ingin memerdekakan diri)
  6. Gharimin (orang yang terlilit utang)
  7. Fisabilillah (orang yang berjuang di jalan Allah)
  8. Ibnu Sabil (orang yang sedang dalam perjalanan dan kehabisan biaya)

Hikmah dan Manfaat Zakat Mal

Kewajiban zakat mal memiliki banyak hikmah dan manfaat, antara lain:

  1. Mensucikan Harta: Zakat mal dapat menyucikan harta dari hak orang lain yang belum terpenuhi.
  2. Menumbuhkan Kesadaran Sosial: Zakat mal menumbuhkan kesadaran sosial bahwa harta yang dimiliki tidak hanya milik pribadi, tetapi juga ada hak orang lain di dalamnya.
  3. Menciptakan Pemerataan Ekonomi: Zakat mal membantu menciptakan pemerataan ekonomi dalam masyarakat dengan mendistribusikan harta kepada mereka yang berhak.
  4. Mendapat Pahala: Menunaikan zakat mal dapat mendatangkan pahala yang besar dari Allah SWT.
  5. Menghindarkan Diri dari Siksa: Tidak menunaikan zakat mal dapat mengakibatkan siksa dari Allah SWT.

Tabel Ringkasan Pengertian Zakat Mal

Aspek Penjelasan
Definisi Zakat atas harta kekayaan yang dimiliki atau diperoleh seseorang.
Syarat Wajib Islam, merdeka, harta mencukupi nisab, dan genap satu tahun (haul).
Jenis Harta Emas, perak, uang, hasil perniagaan, hasil pertanian, peternakan.
Cara Hitung 2,5% dari emas, perak, uang, dan keuntungan perniagaan. 10% atau 5% dari hasil pertanian.
Waktu Penunaian Setelah harta mencapai nisab dan haul, dianjurkan awal Ramadan.
Penerima Fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fisabilillah, ibnu sabil.
Hikmah Mensucikan harta, menumbuhkan kesadaran sosial, pemerataan ekonomi, pahala, menghindari siksa.

FAQ Pengertian Zakat Mal

  1. Apa saja jenis harta yang wajib dizakat?

    Emas, perak, uang, hasil perniagaan, hasil pertanian, hasil peternakan.

  2. Siapa saja yang berhak menerima zakat?

    Fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fisabilillah, ibnu sabil.

  3. Apa hikmah dari kewajiban zakat mal?

    Mensucikan harta, menumbuhkan kesadaran sosial, pemerataan ekonomi, pahala, menghindari siksa.

  4. Bagaimana cara menghitung zakat emas dan perak?

    2,5% dari jumlah emas atau perak yang dimiliki.

  5. Apa yang dimaksud dengan nisab?

    Batas minimal harta yang wajib dizakat.

  6. Apa yang dimaksud dengan haul?

    Masa kepemilikan harta selama satu tahun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

- - Pengertian Yurisprudensi: Aspek Fundamental dalam Sistem Hukum